Sabtu, 15 September 2012

Fatwa Haram Pajak Bisa Bikin Indonesia Bangkrut



Nahdatul Ulama (NU)
tengah melakukan pembahasan terkait wajib tidaknya warga negara membayar pajak jika pajak itu sendiri justru dikorupsi.

Pembahasan tersebut dilakukan dalam Munas Alim Ulama dan Konbes PBNU yang digelar di Pondok Pesantren Kempek, Cirebon, Jawa Barat, Sabtu (15/9/2012).

Menanggapi hal itu, anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Ali Masykur Musa, menilai upaya yang dilakukan oleh NU tersebut merupakan semangat NU untuk memberikan peringatan kepada negara.

"Hal ini khususnya aparat penegak hukum agar penerimaan negara (pajak) dimanfaatkan sebaik-baiknya jangan sampai di korupsi," kata Ali usai pembukaan Munas dan Konbes PBNU di Pesantren Kempek, Cirebon, Sabtu (15/9/2012).

Menurut Ali, sebaiknya NU memikirkan ulang jika akan mengeluaran fatwa haram membayar pajak. Pasalnya, jika hal itu dilakukan akan menimbulkan polemik yang nantinya akan membingungkan masyarakat.

"Kalau ini ada fatwa akan ada polemik umum yang akan mendikotomikan pajak di satu sisi dan zakat di sisi lain," tegasnya.

Selain itu, sambung Ali, jika fatwa haram membayar pajak keluar bukan tidak mungkin akan menimbulkan efek yang cukup membahayakan bagi sistem bernegara, yakni dengan lumpuhnya negara ini.

"Kalau ada pembangkangan membayar pajak, maka negeri ini akan lumpuh karena tidak mungkin melakukan agregasi program pembangunan tanpa ada pemasukan sumber negara," imbuhnya.

Sebaiknya, lanjut Ali, masyarakat diberikan opsi membayar zakat atau pajak. (sus)


Sumber :http://www.zona-kita.com/2012/09/fatwa-haram-pajak-bisa-bikin-indonesia.html

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar