Sabtu, 15 September 2012

10 Barang yang Perlu Dibeli Bekas

Beli baru, berarti uang yang kita keluarkan terlalu banyak. Beli barang bekas bisa jadi pilihan bagus.
Beberapa benda memang tak bisa tidak, harus beli baru. Pakaian dalam, misalnya. Namun, produk lain jauh lebih murah saat dibeli dari tangan kedua kendati mengalami penurunan kualitas. Jadi, normal kalau kita mempertimbangkan beli yang bekas.

Berikut ini adalah 10 barang yang perlu dipertimbangkan dibeli dalam kondisi bekas.

Gim video
Di masa kini, kebanyakan video games mempunyai fitur multipemain dalam jumlah banyak. Ini membuat gim-gim itu tetap dimainkan selama berbulan-bulan bahkan tahunan setelah dibeli. Namun, banyak penggila gim yang kurang lebih bosan terhadap satu gim tak lama usai menyelesaikan mode pemain tunggal (single). Karena gim paling lama dimainkan sampai selesai sekitar 50 jam, gim bekas akan meramaikan pasar barang bekas tak lama setelah diluncurkan. Itu berarti gamer yang sabar akan berhemat.
Ada pengecualian, tentu. Gamer akan berkeinginan memeriksa kondisi piringan di dalam kotak gim untuk memastikan tidak ada goresan. Mereka juga mau membandingkan harga.

Akhirnya, mereka akan memperhitungkan fakta pembuat gim kadang menawarkan konten ekstra yang eksklusif bagi pembeli gim baru mereka. Namun, mengingat gim baru biasanya dimulai dengan harga sekitar setengah juta rupiah, masuk akal kalau menunggu beberapa minggu setelah rilis.

Mobil
Jelas ketika membeli mobil bekas, kita mengambil risiko berakhir dengan kekesalan. Namun, ekonomi pasar mobil membuat mobil bekas sulit dilewatkan. Mobil baru langsung mengalami depresiasi alias penurunan nilai jutaan rupiah begitu keluar dari dealer.

Namun, untuk membeli mobil bekas, jangan lupa membawa montir yang kita percaya untuk memeriksa kondisi. Perlu juga diingat bahwa mobil mengalami penurunan nilai tingkatnya masing-masing. Jadi, untuk memaksimalkan nilai, pembeli mobil bekas perlu memastikan bahwa nilainya sesuai.

buku bekas

Buku bekas. (foto: berita8)

Buku
Buku bekas lebih murah daripada kebanyakan e-book. Lagipula, menjualnya lagi akan lebih ringan.

Buku baru pasti menggoda, terutama kalau yang keluar adalah seri terakhir rangkaian kisah. Nilainya jelas jauh lebih tinggi daripada yang bekas. Saat menjualnya kembali, nilainya sudah jauh merosot.

Penggemar buku bisa menunggu edisi sampul tipis. Kalau tidak ada halaman yang hilang, Anda bisa berhemat dengan menunggu buku itu menjadi bekas. Kalau mau lebih bersabar, tunggu sampai ada di perpustakaan hingga bisa dipinjam. Jenis buku yang paling layak dibeli dalam kondisi bekas adalah buku teks, karena hanya digunakan satu semester dan disingkirkan begitu tak dibutuhkan.

Baju dan furnitur bayi
Orangtua biasanya memakai boks bayi, meja ganti popok, dan perabotan perawatan bayi lainnya hanya untuk beberapa tahun sebelum disimpan di gudang. Artinya, banyak sekali furnitur murah tertutup debu saat Anda ingin membelinya dengan harga murah. Kebanyakan masih dalam kondisi bagus.

Hal serupa berlaku untuk pakaian bayi. Baju cepat menjadi sempit setelah tiga atau empat kali pakai. Harga grosir sudah sangat murah karena banyaknya stok. Banyak relasi orangtua yang memberikan hadiah baju untuk si anak. Perputarannya menjadi sangat cepat.

Furnitur lain
Boks bayi bukan satu-satunya furnitur dalam kondisi bekas yang bisa didapat dengan harga murah. Banyak orang yang pindah tempat tinggal enggan mengangkut furniturnya. Akan tetapi, jangan semua jenis perabotan diincar. Furnitur dengan banyak lapisan seperti sofa susah dibersihkan dan mungkin jadi sarang kutu busuk. Carilah yang mudah dibersihkan.

Alat musik
Membeli alat musik bekas tak sekadar lebih daripada yang baru. Harganya bisa berada di bawah harga pasaran. Instrumen yang lebih tua diminati kolektor karena semakin klasik.

Bahkan kalau Anda tidak berniat menjual kembali alat musik karena terlalu murah, nilainya akan tetap tinggi.

Perkakas berat
Kualitas alat berat tak menurun, bukan karena bobot yang diangkat lebih ringan. Bila merasa jijik membeli sesuatu yang bekas keringat orang lain, peralatan berat ini memiliki permukaan padat yang mudah dibersihkan.

Yang perlu diperhatikan adalah karat. Tes juga kalau-kalau ada bagian yang hilang, terutama alat elektronik seperti treadmill dan sepeda statis. Kalau hanya mencari bangku panjang atau alat berat, tak ada alasan kuat untuk membeli barang baru yang mengilap.

Telefon selular
Kita biasanya berhati-hati saat membeli peralatan elektronik canggih yang sudah bekas. Namun, kekecualian untuk perlengkapan bekas yang diperbarui, yang mungkin barang yang dipulangkan ke pabrik, diperbaiki, dan dikemas ulang. Karena sudah diperbaiki perusahaan produsen, kita bisa menganggapnya sebagus barang baru dan hampir selalu dilindungi garansi pabrik.

Pakaian
Kita biasa mendengar: kalau tak ingin mengeluarkan uang untuk pakaian, datang ke toko baju bekas. Harga yang ditawarkan luar biasa murah. Kalau masih merasa jijik, bersihkan di mesin cuci dengan putaran kencang dengan air panas. Konsekuensinya tentu tidak bisa mengikuti model terakhir, tapi yang retro berlaku kapan saja, bukan?

Perkakas dapur
Seperti terhadap alat berat, kita khawatir terhadap perkakas dengan dengan banyak bagian yang bergerak. Sulit mengetahui seberapa sering motor blender berputar. Namun, piring atau perlengkapan pecah belah lain patut diperhatikan di toko barang bekas. Kita toh tak perlu menyediakan alat makan yang mahal di rumah.

Jamur yang mungkin tersisa bisa dienyahkan dengan pencucian sekaligus bisa mengetahui keretakan. Satu kekurangan adalah kemungkinan besar tak ada satu set penuh yang senada. Namun, kalau hanya untuk makan, perlengkapan makan tak perlu yang baru.



Sumber :http://wirawiri.net/2012/09/15/10-barang-yang-perlu-dibeli-bekas/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar