Selasa, 07 Agustus 2012

Pembantai Warga Sikh AS Ternyata Rocker Neo-Nazi


Headline


Wade Michael Page, pelaku penembakan brutal di Kuil Sikh, Oak Creek, Wisconsin, AS, Minggu (5/8/2012), diketahui merupakan seorang pemusik rock underground yang dikenal rasis dan pendukung kelompok skinhead neo-Nazi yang mengusung supremasi kulit putih.

Hal itu diungkapkan oleh lembaga Southern Poverty Law Center sebagaimana dikutip New York Daily News, Senin (6/8/2012). Page, yang ditembak mati polisi usai membunuh enam warga Sikh itu, adalah seorang pemain gitar dan vokalis grup musik cadas skinhead End Apathy dan Definite Hate.

Page merupakan veteran perang yang pernah bermarkas di Fort Bragg, North Carolina. Ia dipecat pada 1998 dengan alasan yang tak jelas. Grup musik End Apathy berbasis di Nashville, North Carolina, AS. Di halaman MySpace milik grup musik itu disebutkan, �mereka mengusung musik sebagai ungkapan kesedihan atas masyarakat yang sakit dan terhadap masalah yang menghalangi kemajuan�. Lagu andalan mereka antara lain �Submission� dan �Useful Idiots.�

End Apathy membuat album di perusahan rekaman yang dikenal rasis dan pendukung neo-Nazi Label 56. Grup band lain yang difasilitasi label ini adalah Force Fed Hate, Final War, Absolute Terror, dan Spirit of the Patriot.

Grup bandnya, Definite Hate, pernah merilis album �Violent Victory� yang sampul albumnya dihiasi gambar seorang pria kulit hitam yang tengah dipukul tepat di mukanya. Dalam gambar itu, tangah si pemukul dihiasi tato bertuliskan HFFH, singkatan dari �Hammerskins Forever, Forever Hammerskins.� The Hammerskins adalah sebuah organisasi skinhead yang faksi dan cabang lokalnya pernah mendominasi gerakan rasis skinhead di Amerika Serikat.

Dalam wawancaranya ditampilkan di situs Label 56 pada 2010, Page mengatakan, �lirik lagu yang kami buat lebih banyak mengangkat masalah-masalah sosial, agama, dan nilai-nilai kemanusiaan yang sudah mulai luntur akibat adanya kesetiaan kepada tirani dan kelompok hipokrit yang akan kita taklukan.�

Sebelum bergabung dengan End Apathy, Page mengaku pernah bergabung dengan kelompok musik rasis lainnya, yakni Celtic Warrior, Max Resist, Intimidation One, Aggressive Force dan Blue Eyed Devils. Ia kemudian mendirikan End Apathy pada 2005 sebagai proyek pribadinya dan kemudian merekrut pemain lain.

Pada Minggu (5/8/2012), Page menyusup ke Kuil Sikh di Oak Creek membawa pistol semiotomatis 9mm. Ia mengenakan kaos putih dan celana panjang hitam. Di dalam sakunya terdapat banyak peluru.

Setelah melukai sejumlah warga Sikh, ia kemudian pergi ke luar gedung. Di luar ia menembak seorang polisi veteran dengan delapan hingga sembilan kali tembakan yang ketika itu tengah berusaha menolong korban yang luka-luka. [tjs]




sumber :http://web.inilah.com/read/detail/1891457/pembantai-warga-sikh-as-ternyata-rocker-neo-nazi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar