Rabu, 29 Agustus 2012

18 Fakta Menarik Tentang Kota Jogjakarta


Selain sebagai kota budaya yang memiliki ciri khas yang tak terlupa, ternyata Jogja juga menyimpan keunikan lain

yang mungkin belum pernah terbesit di kepala kita. Ini dia kumpulan fakta

-fakta menarik

dari kota Jogja:

  • Kota Jogja memiliki nama lain terbanyak. Nama-nama itu adalah Jogja , Yogya, Jogjakarta, Yogyakarta, Djogja, Ngayogyakarta, Ngayogyakarta Hadiningrat, Yoja/Yojo .
  • Satu-satunya nama kota yang dapat dipotong/dipenggal. Yogyakarta > Yogya - Jogjakarta > Jogja.
  • Kota dengan sebutan terbanyak di Indonesia, Seperti: Kota Gudeg, Kota Pelajar, Kota Budaya, Kota Seniman, Kota Bakpia, dan masih banyak lagi.
  • Kota

    Jogja

    pernah menjadi ibu kota Indonesia sebelum dipindahkan lagi ke Jakarta. Antara awal

    tahun

    1946 hingga akhir

    tahun1949 ibu kota Indonesia dipindah ke Yogyakarta kemudian dipindah kembali ke Jakarta .
  • Banyak tokoh-tokoh besar Indonesia lahir di kota ini, Jogja. Beberapa tokoh yang lahir di Yogyakarta:

    Presiden Soeharto,

    Presiden Megawati,

    Mantan Ketua MPR Amien Rais,

    Hidayat N Wahid,

    Wapres Boediono,

    Anies Baswedan

    .
  • Tempat

    kelahiran organisasi Islam terbesar di Indonesia, Muhammadiyah.

    Kota Jogja juga tempat kelahiran Taman Siswa.
18 Fakta Menarik Tentang Kota Jogjakarta [ www.BlogApaAja.com ]

  • Tugu jogja adalah salah satu landmark Jogja, padahal bentuk aslinya bukan seperti itu. Tugu asli itu bernama tugu Golo Gilig, yang rusak karena gempa kemudian direnovasi menjadi seperti bentuk sekarang.
  • Nama kota ini dibuat lagu yang sama dengan nama kota ini "Yogyakarta" yang di populerkan oleh Kla Project.
  • Pembangunan Kraton kesultanan Yogyakarta dan Tugu Jogja dibangun lurus dengan pantai selatan Jawa

    dan Gunung Merapi, seakan terdapat garis imaginer

    yang menghubungkannya (Gunung Merapi - Tugu Jogja - Kraton Yogya - Pantai Selatan)


Salah satu sungai (Code) yang membelah kota Yogja di buat

film yang berjudul JAGAD X CODE, dibaca Jagad Kali Code.

Walaupun ibukota di Jakarta, di kota ini terdapat istana presiden, tepatnya di Jalan Ahmad Yani Yogyakarta.

Selokan Mataram, Selokan mataram adalah sebuah saluran air yang dibangun pada masa pendudukan Jepang. Saluran air ini menghubungkan antara Sungai Opak dengan Kali Progo. Menurut legenda

, Sunan Kalijaga pernah berukata bahwa apabila Sungai Opak dan Kali Progo digabungkan maka rakyat Jogja akan makmur. Selokan mataram digunakan oleh rakyat Jogja untuk mengairi lahan pertanian di daerah Jogja sehingga saat musim kemarau rakyat Jogja masih bisa bercocok tanam.

Dag

adu, Dagadu merupakan salah satu merk dagang yang terkenal di Jogja. Dibelakang kata Dagadu terdapat kata Djokdja yang digunakan agar merk tersebut khas dengan Jogja. Pemilihan

ejaan lama Djokdja digunakan untuk menambahkan nilai historis Yogyakarta.

Provinsi Yogyakarta menggunakan sistem kerajaan, Gubernur Yogyakarta tidak dipilih melalui pemilu oleh rakyat tetapi berdasarkan urutan silsilah keluarga dari kraton Yogyakarta.

Di Kulon Progo terdapat jembatan yang tidak mempunyai pilar ditengahnya. Jembatan model tersebut hanya terdapat 2 buah di dunia. Jembatan sepanjang 96 meter ini mulai beroperasi sejak tahun 1957 dan masih berdiri kokoh hingga saat ini.

Jogja memiliki even yaitu Jogja Java Carnival, carnival malam hari di sepanjang Jalan Malioboro hingga Alun-alun Kraton Jogja.

Dilihat dari satelit

ternyata Pantai Parang Kusumo, Kraton Yogyakarta, Tugu, dan Gunung Merapi berada dalam satu garis lurus. Filosofinya bahwa tugu merupakan simbol

"manunggaling kawulo gusti" yang berarti bersatunya antara rakyat dengan penguasa. Merapi dan pantai merupakan titik api dan air. Kraton yang dibangun ditengah merapi dan pantai merupakan titik keseimbangan antara keduanya. Kraton merupakan titik keseimbangan vertikal dan horizontal. Keseimbangan horizontal dilambangkan oleh laut selatan yang menggambarkan hubungan antara manusia dan manusia. Sedangkan keseimbangan vertikal dilambangkan oleh gunung merapi yang menggambarkan hubungan manusia dengan sang pencipta.

Yogyakartamempunyai banyakgrup band indie, Mulai darigenre Rock, Metal, HardCore, Reggae

, Hip-hop, Pop dan berbagaigenre musik lainya. contoh band indie di Jogja: ERWE, Hang Outdan Captain Jack

Sumber :http://www.blogapaaja.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar